ULLEN SENTALU
  • Home
  • Berkunjung
  • Museum
  • Acara
    • WAYANG WORLD 2025
    • INTERNATIONAL MUSEUM FORUM 2025
    • World Dance Day 2026 - R.M. Jodjana
  • Kajian
  • Kontak

KAJIAN

Artikel Riset Museum Ullen Sentalu tentang Jawa dan Nusantara

Pegunungan Zamrud di Tepi Bumi itu Ternyata Ada di Klaten

3/7/2026

0 Comments

 
Dari total 15 tempat di Pulau Jawa yang diidentifikasi Departemen Riset Museum Ullen Sentalu ternyata memiliki toponim pinjaman atau impor dari Luar Negeri, 10 di antaranya telah dibahas melalui dua seri tulisan. Sebagai penyambung dua tulisan itu, berikut ini ada bahasan tentang sebuah bukit di Klaten sebagai pengisi seri ke-3 dari rangkaian artikel. 
Picture
Bukit bahan bahasan tersebut tepatnya bernama Jabalkat. Lokasinya di sisi selatan dari wilayah Kabupaten Klaten. Secara administratif, bukit tadi masuk Desa Paseban, Kecamatan Bayat. Garis perbatasan pemisah antara Klaten, sebagai salah satu kabupaten di Jawa Tengah, dengan Kabupaten Gunungkidul, sebagai salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah terhitung sangat dekat jaraknya dari Bukit Jabalkat.
​
Keberadaan Bukit Jabalkat memiliki keterkaitan erat dengan gliat dakwah Islam di Jawa sekitar abad ke-16. Pada sekitar 500 tahun silam itu, tersebutlah seorang tokoh legendaris yang menjalankan siar Islam di Jawa Tengah Bagian Selatan. Nama tokoh pendakwah legendaris itu Sunan Pandanaran, alias Sunan Pandan Arang, alias Sunan Tembayat, alias Sunan Bayat. Nama Pandanaran alias Pandan Arang mewakili gelar lama maupun wilayah kekuasan sang tokoh legendaris semasa masih menjabat sebagai bupati di daerah yang kini dikenal sebagai Semarang. Nama Tembayat alias Bayat mewakili daerah seputaran Bukit Jabalkat yang dipilih sang sunan sebagai pusat kerja dakwahnya, yang tidak lain adalah Kota Kecamatan Bayat di Kabupaten Klaten saat ini.

Tatkala Sunan Tembayat alias Sunan Pandanaran wafat pada medio abad ke-16, raganya dikebumikan di puncak Bukit Jabalkat. Cungkup sederhana, tapi kokoh, yang menaungi makam Sunan Tembayat dikenal orang-orang dalam penamaan berbahasa Jawa Gedhong Inten (Gedung Intan). Keberadaan makam Sunan Tembayat di bagian puncaknya menjadilan Bukit Jabalkat suatu lokasi peziarahan yang terus ramai dikunjungi kaum Muslim tradisional Jawa hingga hari ini. Guna memudahkan akses peziarah untuk mendaki maupun menuruni  Jabalkat, lereng bukit tersebut dibentangi dengan suatu jalur beton berundak-undak yang memiliki sekitar 250 anak tangga.        

Sebagai sebentuk nama tempat, Jabalkat sejatinya dikenal Muslim Jawa dari menyerap toponim berbahasa Arab, Jabal Qaf. Sumber pilihan toponim serapan ini memiliki sisi unik. Jabal Qaf merupakan cerminan dan bahkan sepotong awetan pemahaman geografis ala orang-orang Timur Tengah dari sekitar medio milenia I Masehi. Keunikan dalam pemahaman geografis dari sebelum 1.300 tahun silam tersebut adalah di dalamnya masih adanya bauran kental hal-hal mitologis.   

Jabal Qaf yang nantinya terserap ke bahasa Jawa menjadi Jabalkat diyakini dalam kosmologi tradisional di seputaran Timur Tengah maupun dalam ajaran Islam sebagai suatu barisan gunung zamrud yang memagari tepian terluar dari Bumi. Toponim bernuansa mitologis demikian kemudian ternyata malah dipinjam untuk disematkan kepada suatu bukit tak seberapa tinggi di Jawa Tengah Bagian Selatan. Yang pasti fenomena demikian tentunya sekaligus menunjukkan tentang semangat dan geliat dakwah Islam di Jawa sekitar setengah milenia silam. [Yosef Kelik (Peneliti Museum Ullen Sentalu)]

Referensi:                                  
  • Shohib, Muhammad. 2012. Masjid Bersejarah di Jawa. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia. Halaman 106
  • Quinn, George. 2023, Cetakan III. Wali Berandal Tanah Jawa. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. Halaman 447, 451, 453, 476, 492, dan 493

 
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    September 2021
    May 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021

    Categories

    All
    Budaya
    Kesehatan
    Pendidikan
    Sastra
    Sejarah
    Yogyakarta


MUSEUM ULLEN SENTALU
Jl. Boyong Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta

SEKRETARIAT ULLEN SENTALU
Jl. Plemburan 10, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta 55581
T. 0274 880158, 880157
E. [email protected], [email protected]
Ikuti Ullen Sentalu di:
  • Home
  • Berkunjung
  • Museum
  • Acara
    • WAYANG WORLD 2025
    • INTERNATIONAL MUSEUM FORUM 2025
    • World Dance Day 2026 - R.M. Jodjana
  • Kajian
  • Kontak