ULLEN SENTALU
  • Home
  • Berkunjung
  • Museum
  • Acara
    • The Fate of Panji
    • WAYANG WORLD 2025
    • INTERNATIONAL MUSEUM FORUM 2025
    • World Dance Day 2026 - R.M. Jodjana
  • Kajian
  • Kontak

KAJIAN

Artikel Riset Museum Ullen Sentalu tentang Jawa dan Nusantara

Orang Jawa Pernah Meyakini Negeri di Kisah Pewayangan Dahulu Nyata Ada

28/8/2026

0 Comments

 
Di dalam buku volume pertama dari The History of Java, yang dihimpun Thomas Stamford Raffles dan terbit perdana pada 1817, ada suatu peta yang menarik untuk dicermati. Peta tersebut memiliki titel Sketch of the Situation of the Different Countries reffered to in the Brata Yudha etc according to the Notion of the Javans. Isi peta tersebut membantu mengenali tentang seperti apa pandangan dan narasi sejarah yang diyakini orang Jawa hingga sekitar tahun 1800-an tentang pulaunya. Peta serupa dimasukkan pula Denys Lombard ke dalam jilid III Le Carrefour Javanais, Essai d’histoire globale, yakni L’heritage des royaumes concentrique, yang edisi bahasa Indonesianya bertitel Nusa Jawa: Silang Budaya, Kajian Sejarah Terpadu, Bagian III: Warisan Kerajaan-kerajaan Konsentris.
Picture
​Merujuk kepada isi peta tadi, orang Jawa di masa lalu rupanya meyakini bahwa isi kisah epos Mahabharata, terutama yang diceritakan dalam Bharatayudha atau Bratayudha selaku versi saduran Jawanya, sebagai serangkaian hal yang sungguh pernah terjadi sekian abad sebelumnya. Menurut orang Jawa pada awal abad 19, negeri-negeri yang disebut dalam kisah pewayangan pernah nyata tegak berdiri. Nama-nama dari negeri-negeri pewayangan itu banyak diyakini pula sebagai nama-nama kuno yang pernah melekati nama-nama sejumlah daerah di Pulau Jawa serta Madura.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Astina
Astina adalah daerah sekitar eks Karesidenan Pekalongan sekarang ini. Dalam pewayangan lakon Mahabharata, Astina adalah negeri yang pernah diperintah oleh raja-raka seperti Santanu, Pandu Dewanata, Drestarastra, hingga Duryudana.

2. Banjarjungut
Banjarjungut adalah daerah yang kini disebut Banyumas. Dalam pewayangan lakon Mahabharata, Banjarjungut adalah vasal Astina dan dipimpin oleh Dursasana, adik Duryudana, anak Drestarastra.
​
3. Pringgondani, Talkanda, dan Rahtawu
Di antara Astina dan Banjarjungut, berturut-turut ada beberapa negeri kecil lainnya. Pertama adalah Pringgondani yang merupakan daerah kekuasaan satria sakti yang mampu terbang, Gatotkaca. Kedua adalah Talkanda yang merupakan daerah jabatan bagi Bisma, putra Santanu dan Dewi Gangga, yang memilih wadat serta menjadi penasehat para raja Astina. Ketiga adalah Rahtawu yang merupakan daerah jabatan Nakula, bagian dari lima bersaudara Pandawa.

4. Awangga
Wilayah di sekitar aliran Sungai Progo dan Bengawan Solo, dengan kata lain berarti daerah yang kurang lebihnya meliputi Magelang, Purworejo, Yogyakarta, serta Surakarta, diyakini pernah menjadi kedudukan dari Awangga, vasal Astina yang dipimpin oleh Adipati Karna.
 
5. Amarta
Amarta, negeri kekuasaan para bersaudara Pandawa dan dirajai oleh Yudhistira alias Puntadewa, menempati daerah yang kini dikenal sebagai Demak, Kudus, serta Pati. Amarta ini dalam kisah Mahabharata sering disebut pula dengan nama Indraprastha.

6. Dwarawati
Di sebelah timur Amarta ada Dwarawati, negeri kekuasaan Sri Kresna, titisan Dewa Wisnu. Dwarawati kurang lebihnya menempati daerah Rembang, Blora, Tuban, dan Bojonegoro.

7. Madura
Pulau Madura terbagi menjadi dua negeri. Mandura atau negeri kekuasaan Prabu Baladewa ada di sisi sebelah barat pulau, yakni daerah yang meliputi sekitar Bangkalan. Mandaraka atau negeri kekuasaan Raja Salya menempati sisi sebelah timur pulau, yakni daerah yang meliputi sekitar Sumenep.
​
8. Indrakila
Menariknya, peta Jawa yang memuat toponim negeri-negeri lakon pewayangan itu mencatat adanya tiga tempat menjadi lokasi Gunung Indrakila, yakni gunung yang dikisahkan dalam Arjunawiwaha sebagai tempat Arjuna bertapa sebagai sosok Mintaraga dan lantas digodai oleh tujuh bidadari. Tempat-tempat yang sama-sama diklaim sebagai Indrakila tersebut adalah di Pegunungan Dieng, Gunung Muria, dan Gunung Penanggungan atau suatu daerah berelevasi tinggi di sekitar Pasuruan.
​
 [Yosef Kelik P (Periset di Museum Ullen Sentalu]
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    August 2026
    July 2026
    June 2026
    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    September 2021
    May 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021

    Categories

    All
    Budaya
    Kesehatan
    Pendidikan
    Sastra
    Sejarah
    Yogyakarta


MUSEUM ULLEN SENTALU
Jl. Boyong Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta

SEKRETARIAT ULLEN SENTALU
Jl. Plemburan 10, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta 55581
T. 0274 880158, 880157
E. [email protected], [email protected]
Ikuti Ullen Sentalu di:
  • Home
  • Berkunjung
  • Museum
  • Acara
    • The Fate of Panji
    • WAYANG WORLD 2025
    • INTERNATIONAL MUSEUM FORUM 2025
    • World Dance Day 2026 - R.M. Jodjana
  • Kajian
  • Kontak