ULLEN SENTALU
  • Home
  • Berkunjung
  • Museum
  • Acara
    • WAYANG WORLD 2025
    • INTERNATIONAL MUSEUM FORUM 2025
    • World Dance Day 2026 - R.M. Jodjana
  • Kajian
  • Kontak

KAJIAN

Artikel Riset Museum Ullen Sentalu tentang Jawa dan Nusantara

Dari Kabumian Menjadi Kebumen

12/5/2023

0 Comments

 
Picture
Bagi yang menempuh perjalanan darat antara Purwokero dan Yogyakarta, yakni Jalur Selatan Jawa Bagian Tengah, maka Kebumen adalah salah satu kabupaten yang dilintasi. Kabupaten ini tepatnya berbatasan langsung dengan Purworejo di timur, Banjarnegara dan Wonosobo di utara, juga Cilacap dan Banyumas di barat. Sepanjang sisi selatan Kebumen ada Samudra Hindia berikut gelombang-gelombang ombak tingginya. 

Read More
0 Comments

Gelar Kyai dan Nyai pada Benda Pusaka Kraton

5/5/2023

0 Comments

 
Telinga masyarakat Indonesia tentu tidak asing dengan kata “kyai” dan “nyai”. Pikiran yang pertama kali muncul setelah mendengar sebutan tersebut adalah sosok yang taat dalam menjalankan agama Islam serta memiliki pengaruh besar di bidang itu. Menurut Nurhayati Djamas dalam buku Dinamika Pendidikan Islam di Indonesia Pasca Kemerdekaan, Kyai merupakan gelar untuk tokoh agama atau orang yang memimpin pondok pesantren. Kyai dianggap sebagai elemen sentral dalam pesantren karena individu tersebut tidak hanya berperan sebagai soko guru dalam sistem pendidikan, melainkan sebagai teladan dalam nilai hidup komunitas santri. Wajar apabila dalam masyarakat Jawa, khususnya pada Masa Islam, kyai dianggap memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan tidak terjangkau bagi masyarakat awam.
 
Picture

Read More
0 Comments

5 Sirup Legendaris Penyegar Suasana Ramadan dan Lebaran

20/4/2023

1 Comment

 
Picture
Sirup adalah minuman yang menyegarkan suasana Ramadan dan Lebaran orang Indonesia. Sampai-sampai ada guyonan beredar di dalam masyarakat bahwa salah satu pertanda memasuki bulan Ramadhan maupun hari-hari mendekati Lebaran adalah munculnya iklan sirup di televisi. 

Read More
1 Comment

Tata Kota di Kerajaan Mataram Islam: Dari Satu Menjadi Dua Alun-alun

15/4/2023

0 Comments

 
Inajati Adrisijanti dalam Arkeologi Perkotaan Mataram Islam (2000) menjelaskan bahwa konsep tata kota di Jawa memiliki komponen fisik dan non-fisik. Komponen fisik terwujud dengan adanya jaringan jalan, benteng, jagang, pasar, Masjid Agung, alun-alun, keraton, taman, krapyak, pemukiman penduduk, dan pemakaman. Selain itu, ada pula komponen pelengkapnya seperti lumbung, bangunan-bangunan air, dan loji. Komponen-komponen tersebut menopang fungsi kota sebagai pusat administrasi-politik, ekonomi, agama, sosial, dan budaya. 
Picture

Read More
0 Comments

Tata Kota di Kerajaan Mataram Islam: Berawal Suatu Lingkungan Berpagar Tembok Pertahanan

10/4/2023

1 Comment

 
Picture
Sejak 500 tahun lalu, Jawa menyaksikan perkembangan kota-kota yang memiliki warna Islam. Namun pemahaman “kota” pada periode tersebut berbeda dari konsep kota sekarang karena tergantung preferensi masyarakat di tiap wilayah. Bagi masyarakat tradisional Jawa, “kota” disebut kutha. Arti dasar dari istilah tadi yakni suatu lingkungan berpagar bata atau tembok. Pemahaman ini selaras dengan salah satu definisi kota menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI (1986), yakni kota adalah dinding (tembok) yang mengelilingi tempat pertahanan. Munculnya definisi ini agaknya berkaitan dengan pemahaman masyarakat Indonesia bahwa sebuah kota umumnya memiliki tembok atau pagar keliling sebagai batas wilayahnya.

Read More
1 Comment

Retno Puwoso: Permata yang Terlahir di Tengah Bulan Puasa

31/3/2023

0 Comments

 
Pada tanggal 3 Puasa 1818 tahun Jawa (1892 Masehi), Kasunanan Surakarta mendapat berkah berupa kelahiran seorang putri yang kemudian diberi nama Bendara Raden Ajeng (BRAj) Retno Puwoso. Anak perempuan dari Sunan Pakubuwono X dengan selir kesayangannya, Bendara Raden Ayu Retno Purnomo, ini memang mendapat perlakuan spesial. Dari nama yang diberikan saja tersirat keindahan. Nama ‘Retno’ bermakna permata dan ‘Puwoso’ merujuk pada bulan kelahiran beliau, yakni bulan puasa atau orang Jawa menyebutnya puwasa. Jadi apabila ditafsirkan nama putri Retno Puwoso artinya permata di bulan puasa.  
Picture

Read More
0 Comments
<<Previous
Forward>>

    Archives

    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    September 2021
    May 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021

    Categories

    All
    Budaya
    Kesehatan
    Pendidikan
    Sastra
    Sejarah
    Yogyakarta


MUSEUM ULLEN SENTALU
Jl. Boyong Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta

SEKRETARIAT ULLEN SENTALU
Jl. Plemburan 10, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta 55581
T. 0274 880158, 880157
E. [email protected], [email protected]
Ikuti Ullen Sentalu di:
  • Home
  • Berkunjung
  • Museum
  • Acara
    • WAYANG WORLD 2025
    • INTERNATIONAL MUSEUM FORUM 2025
    • World Dance Day 2026 - R.M. Jodjana
  • Kajian
  • Kontak